PKM 2026 Hari Kedua Digelar Semangat Kompetisi Antar-Madrasah Kian Membara
Bantul (MTsN 4 Bantul) — Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026 memasuki hari kedua pada Rabu (23/9/2026) dengan menghadirkan sejumlah cabang kompetisi yang berlangsung di beberapa lokasi. Cabang hadroh dilaksanakan di MTsN 4 Bantul, sementara bola voli putri bertempat di Lapangan Dawang Manding dan cabang bulu tangkis digelar di Ruby Arena. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kontingen dari MTsN dan MTs swasta se-Kabupaten Bantul dengan penuh antusias dan semangat sportivitas.
Pembukaan rangkaian kegiatan hari kedua PKM 2026 dilakukan oleh Koordinator Kegiatan, Hidayat, selaku Kepala MTsN 7 Bantul. Dalam sambutannya, Hidayat menyampaikan bahwa PKM bukan sekadar ajang untuk memperoleh juara, tetapi juga menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, serta mempererat silaturahmi antarmadrasah. “Mari kita ikuti seluruh pertandingan dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan penampilan terbaik. Jadikan PKM sebagai pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi dan prestasi siswa,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, MTsN 4 Bantul turut ambil bagian dalam berbagai cabang kompetisi. Kontingen tuan rumah mendapatkan nomor undian 4 dan diharapkan mampu memberikan penampilan maksimal pada setiap cabang yang diikuti. Dukungan dari seluruh warga madrasah menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk tampil percaya diri dan membawa nama baik MTsN 4 Bantul dalam gelaran PKM 2026.
Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pendamping, panitia, dan pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan PKM 2026. “Kami berharap seluruh kontingen dapat bertanding dengan penuh semangat, sportif, dan tetap menjaga kebersamaan. Untuk kontingen MTsN 4 Bantul, semoga dapat memberikan kemampuan terbaik dan memperoleh hasil yang maksimal. Apa pun hasilnya, proses dan pengalaman yang diperoleh dalam PKM ini merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik,” tuturnya.(yul)