Lompat ke isi utama
KUA Kretek

Penyuluh Agama Islam KUA Kretek Berikan Bimbingan Keputrian kepada Siswi SDIT Ar Rohmah Greges

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 22 August 2026

Bantul (KUA Kretek) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kretek memberikan bimbingan keputrian kepada siswi kelas 4, 5, dan 6 SDIT Ar Rohmah, Greges, Donotirto, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Jumat (21/08/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.00 WIB tersebut merupakan bagian dari kegiatan Bimbingan Anak Sekolah yang dilaksanakan oleh KUA Kretek. Kegiatan berjalan lancar dan diikuti oleh seluruh siswi kelas 4, 5, dan 6 SDIT Ar Rohmah yang berjumlah 40 siswi.

 

Dalam bimbingan tersebut, para siswi mendapatkan pemahaman mengenai menstruasi atau haid, mulai dari pengertian darah menstruasi, macam-macam darah yang dialami perempuan, waktu keluarnya darah menstruasi, hingga warna darah menstruasi. Materi juga mencakup ketentuan fikih terkait haid, nifas, dan darah istihadhah, termasuk kewajiban seorang perempuan dalam menjalankan ibadah ketika mengalami kondisi tersebut.

 

Selain itu, diberikan pula penjelasan mengenai alat reproduksi perempuan serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan. Para siswi diberikan pemahaman bahwa menjaga kebersihan diri merupakan bagian penting dalam menghadapi masa pubertas.

 

Bimbingan juga membekali para siswi mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan ketika mengalami haid untuk pertama kalinya. Para siswi diarahkan untuk mengenali tanda-tanda datangnya menstruasi, menyiapkan pembalut di tempat yang mudah dijangkau, mengetahui cara menggunakan dan mengganti pembalut dengan benar, membawa perlengkapan kebersihan ketika berada di sekolah maupun bepergian, serta membawa ganti apabila tembus saat di sekolah.

 

Para siswi juga diberikan pemahaman agar tidak merasa takut atau malu ketika pertama kali mengalami menstruasi. Mereka dianjurkan untuk segera menyampaikan kepada ibu, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami haid pertama, terutama jika masih bingung mengenai cara menjaga kebersihan atau ketentuan ibadah yang harus dilakukan.

 

Dari sisi keagamaan, para siswi dikenalkan dengan hal-hal yang perlu dilakukan ketika pertama kali mengalami haid, termasuk mencatat awal dan berakhirnya masa haid, memahami batasan ibadah selama haid, serta mengetahui tata cara bersuci setelah masa haid berakhir. Dengan demikian, para siswi diharapkan tidak hanya siap secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan keagamaan dalam menghadapi masa pubertas.

 

Melalui kegiatan bimbingan keputrian ini, KUA Kretek berharap para siswi memperoleh pengetahuan yang memadai mengenai kesehatan reproduksi sekaligus pemahaman keagamaan. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu para siswi menghadapi pengalaman haid pertama dengan tenang, percaya diri, menjaga kebersihan diri, serta menjalankan ketentuan agama dengan baik. (umi)