Lompat ke isi utama
MI Maulana Maghribi

MI Maulana Maghribi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Dikirim oleh Sugiyono pada 17 July 2026

Bantul ( MI Maulana Maghribi  ) – MI Maulana Maghribi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada Jumat, 17 Juli 2026, MI Maulana Maghribi mengadakan kegiatan penjajakan kerja sama dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang sedang melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul.

Kegiatan yang berlangsung di MI Maulana Maghribi tersebut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa PPL UGM :
Yahya Ayyasy (Ayas)
Amelia Ausatu Maghfirah (Amel)
Rivany Ayu Dwi Safitri (Rivany)


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai program edukatif yang akan dilaksanakan untuk mendukung pengembangan karakter, keterampilan, dan pengetahuan murid MI Maulana Maghribi. Adapun program-program yang direncanakan meliputi:
1. Pendampingan Calistung (Baca, Tulis, dan Hitung) bagi murid kelas 1 untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi dasar.
2. Pembuatan kolase dari sampah plastik, sebagai upaya menanamkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas.
3. Mitigasi bencana melalui media storytelling, yang dikemas secara menarik dan menyenangkan sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
4. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk gerakan rajin mencuci tangan dan penerapan pola hidup sehat bagi murid sekolah dasar.

Kepala MI Maulana Maghribi, Akhmad Farid, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama yang dibangun bersama mahasiswa UGM tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di lingkungan madrasah diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang baru dan inspiratif bagi para peserta didik.
“Kami berharap kerja sama antara MI Maulana Maghribi dengan Universitas Gadjah Mada melalui rekan-rekan mahasiswa PPL ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai sekolah dan madrasah lainnya. Program-program yang dirancang sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik, mulai dari penguatan kemampuan calistung, pemanfaatan barang-barang bekas menjadi karya kreatif, peningkatan kesadaran mitigasi bencana, hingga penguatan pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di MI Maulana Maghribi. Dengan meningkatnya kemampuan literasi dan numerasi siswa, tumbuhnya kreativitas dalam memanfaatkan barang bekas, serta meningkatnya pemahaman mengenai pola hidup sehat, diharapkan para murid dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas, kreatif, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penjajakan kerja sama ini juga menjadi bukti nyata komitmen MI Maulana Maghribi untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, khususnya perguruan tinggi, dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inovatif, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan. Melalui kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan dasar dan perguruan tinggi, madrasah optimis dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh warga madrasah.(AF)