Mengintegrasikan Seni dan Karakter: Tim Musikalisasi Puisi MAN 3 Bantul Siap Berkompetisi di Ajang Balai Bahasa DIY
Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul terus berkomitmen dalam melejitkan potensi literasi, seni, dan olah rasa para peserta didik. Menindaklanjuti Surat Edaran Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nomor: 0415/G5.6/BS.01.02/2026, madrasah hijau ini tengah intensif mempersiapkan tim delegasi terbaiknya guna menghadapi ajang bergengsi Festival Musikalisasi Puisi Tingkat SMA/Sederajat Tahun 2026.
Kegiatan persiapan yang dipusatkan di lingkungan madrasah tersebut dibimbing langsung oleh Guru Seni Budaya MAN 3 Bantul, Suparman. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh ketelitian, latihan difokuskan pada penyelarasan harmonisasi vokal, eksplorasi instrumen musik, serta pendalaman substansi makna yang terkandung dalam bait-bait puisi.
Sesuai dengan petunjuk teknis penyelenggaraan, festival tahun ini mengusung tema besar "Melihat Laut Terbentang Biru". Tim MAN 3 Bantul ditantang mengolah dua karya sastra, yaitu puisi wajib berjudul "Anak Laut" karya maestro Asrul Sani, serta satu puisi pilihan dari sastrawan nasional. Karakteristik kompetisi tingkat Kabupaten Bantul kali ini menuntut tingkat disiplin dan akurasi yang tinggi melalui mekanisme pengiriman one-take video (satu kali rekam utuh tanpa penyuntingan) dengan batas waktu pengiriman hingga 18 Juni 2026.
Guru pembimbing, Suparman menjelaskan bahwa regulasi teknis yang ketat dari Balai Bahasa DIY justru menjadi media pembelajaran yang sangat baik untuk melatih mentalitas dan profesionalitas siswa.
"Tantangan utama bukan sekadar estetika aransemen, melainkan kepatuhan terhadap juknis. Video harus diambil horizontal secara statis, beresolusi HD, tanpa teknik zoom, dan semua anggota beserta instrumen harus masuk dalam satu bingkai visual. Ini membutuhkan konsentrasi penuh karena kesalahan minor sekecil apa pun akan memengaruhi penilaian pada aspek penampilan dan harmonisasi," jelas Suparman di sela-sela proses latihan.
Di tempat terpisah, pimpinan madrasah menegaskan bahwa keikutsertaan dalam festival ini bukan sekadar mengejar trofi juara, melainkan sebuah implementasi nyata dari penguatan pendidikan karakter dan pengembangan literasi berbasis seni sastra di madrasah. Sinergi antara kecerdasan intelektual, kepekaan estetis, dan kerja sama tim diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul dan berbudaya.
Jika berhasil meraih predikat Pemenang Terbaik I di tingkat Kabupaten Bantul, tim MAN 3 Bantul akan melaju sebagai delegasi resmi ke babak final tingkat Provinsi DIY yang dijadwalkan berlangsung secara luring pada Juli 2026 mendatang. Seluruh civitas akademika MAN 3 Bantul memberikan dukungan penuh dan doa terbaik agar proses ikhtiar ini mampu menorehkan prestasi gemilang yang membawa nama baik madrasah di tingkat regional maupun nasional. (ris/sal)