Lestarikan Aksara Jawa, Keila Wakili MAN 4 Bantul di Semifinal OBAJ #4
Bantul (MAN 4 Bantul) – Semangat berprestasi sekaligus melestarikan bahasa dan aksara Jawa kembali ditunjukkan oleh peserta didik MAN 4 Bantul. Keila Rahmania Nurfazila, peserta didik kelas X E5, berhasil lolos ke babak semifinal Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital (OBAJ) #4 setelah mengikuti seleksi yang diikuti pelajar SMA/MA se-Kabupaten Bantul.
Babak semifinal OBAJ #4 dilaksanakan pada Rabu (2/9/2026) di SMA Negeri 2 Bantul. Kegiatan dimulai pukul 10.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh 40 peserta dari berbagai SMA dan MA di Kabupaten Bantul.
Dalam babak semifinal tersebut, para peserta berkompetisi untuk memperebutkan posisi dua terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Bantul pada tingkat provinsi. Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperluas wawasan mengenai bahasa dan budaya Jawa.
OBAJ #4 menguji kemampuan peserta dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Jawa yang diaplikasikan melalui penggunaan aksara Jawa secara digital. Dengan konsep tersebut, kompetisi tidak hanya mengasah pemahaman peserta terhadap kekayaan bahasa dan budaya Jawa, tetapi juga mendorong mereka untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian aksara Jawa.
Erika Wahyu Andriani selaku pembimbing menyampaikan apresiasi atas perjuangan Keila hingga berhasil mencapai babak semifinal. Menurutnya, keikutsertaan dalam OBAJ #4 menjadi pengalaman berharga bagi Keila karena memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan budaya Jawa sekaligus keterampilan menggunakan aksara Jawa dalam bentuk digital.
“Kami sangat mengapresiasi usaha dan semangat Keila dalam mengikuti OBAJ #4. Lomba ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena tidak hanya menguji pengetahuan bahasa, sastra, dan budaya Jawa, tetapi juga kemampuan menggunakan aksara Jawa dalam bentuk digital. Semoga Keila dapat memberikan kemampuan terbaiknya dan berhasil menjadi salah satu dari dua peserta yang mewakili Kabupaten Bantul ke tingkat provinsi,” ungkap Erika.
Keikutsertaan Keila dalam OBAJ #4 diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus mendorong semangat generasi muda untuk terus mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta aksara Jawa di tengah perkembangan teknologi. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen MAN 4 Bantul dalam mendorong peserta didik untuk berprestasi sekaligus nguri-uri kabudayan Jawa melalui pemanfaatan teknologi. (eri/ica)-al