Lompat ke isi utama
MTsN 1 Bantul

Kokurikuler Tari Tradisional MTsN 1 Bantul

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 24 September 2026

Bantul (MTs N 1 Bantul) - Minggu ke 4 Bulan September pembelajaran kokurikuler kelas 8 MTsN 1 bantul sampai tahap penampilan tarian tradisional. Kamis (24/09/2026), sejak jam ke 9 (pukul 13.05 WIB) para siswa mulai mempersiapkan diri. Ada yang berganti kostum dari seragam ke kostum tari, ada yang sekadar melilitkan selendang di pinggang atau mengalungkan di leher. Speaker dan lagu/musik yang mengiringi juga mereka persiapkan. Fasilitaor mendampingi dan membantu dalam persiapan ini. 


Hari itu mereka tampil bergilirin sesuai dengan undian yang diperoleh kelompoknya. Para fasilitator memberikan penilain. Mereka tampil secara berkelompok terdiri dari 5-6 siswa. Tiap kelompok memilih tari tradisional sesuai dengan kesepakatan kelompok tersebut. Kelas 8C tari yang dipilih yaitu Woderland, Poco Poco, dan Sajojo. Kelas 8A memilih tari, Cublak Cublak Suweng, Cik Cik Periuk, Kecak, Manuk Dadali, dan Gambang Suling. Kelas 8B memilih tari Caping Ayu, Gugur Gunung, Nawung Sekar, Caping Gunung, Tor-tor, Yamke Rambo Yamke.  


Siswa Kelas 8D, 8E tampil di musala dan kelas 8A, 8B, 8C dan 8F tampil di kelasnya masing-masing. Pada saat pemetasaan itu sekaligus diadakan penilaian untuk tiap kelompok oleh fasilitator kelas masing-masing. Kriteria penilaian meliputi wiraga (gerak tubuh), wirama (irama/musik), wirasa (penghayatan) dan kekompakan.


Kokurikuler kelas 8 ini merupakan kelanjutan dari paket kokurikuler bertemakan Nusantara Bercerita yang dirancang untuk mengembangkan dimensi kreativitas dan menanamkan rasa cinta tanah air pada peserta didik kelas 8. Melalui media seni pertunjukan (drama), tarian tradisional peserta didik ditantang untuk menggali kekayaan cerita rakyat serta peristiwa sejarah bangsa, kemudian merekonstruksinya menjadi sebuah pementasan yang edukatif.(bhe)