Tim ERC MAN 3 Bantul Lolos ke Tahap Penyisihan Samsung Solve for Tomorrow 2026
Bantul (MAN 3 Bantul) – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN 3 Bantul. Salah satu tim Excellent Researchers Club (ERC) MAN 3 Bantul, tim riset Aquarra berhasil lolos ke Tahap Penyisihan ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026, sebuah kompetisi nasional berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang diselenggarakan oleh Samsung Electronics Indonesia untuk mendorong lahirnya inovator muda yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat. Pengumuman ini dirilis Selasa melalui laman resmi SFT, Selasa (30/06/2026).
Tim Aquarra beranggotakan empat murid, Alyna Yukha Risqananda (X-E), Azizah Latif Nur Afifah (X-A), Muhammad Roiyan Saputra (X-C), dan Muhammad Rafie Al Hakim (X-A). Keberhasilan mereka menembus tahap penyisihan menjadi bukti bahwa budaya riset yang terus dikembangkan di MAN 3 Bantul mampu melahirkan generasi yang kreatif, inovatif, dan siap berkompetisi di tingkat nasional. Prestasi ini sangat membanggakan karena MAN 3 Bantul menjadi satu-satunya madrasah di DIY yang lolos di antara 1293 tim.
Samsung Solve for Tomorrow merupakan program pembelajaran sekaligus kompetisi inovasi yang mengajak pelajar dan mahasiswa mengembangkan solusi berbasis STEM dan Artificial Intelligence (AI) untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat. Pada tahap penyisihan, peserta akan mengikuti sesi onboarding, Workshop Design Thinking, serta menyempurnakan concept paper sebelum memasuki seleksi menuju babak semifinal.
Kepala MAN 3 Bantul menyampaikan apresiasi atas capaian Tim Aquarra. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari semangat belajar, kerja sama tim, dan budaya penelitian yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah.
"Alhamdulillah, kami bersyukur atas keberhasilan Tim Aquarra lolos ke tahap penyisihan Samsung Solve for Tomorrow 2026. Ini menjadi bukti bahwa murid MAN 3 Bantul mampu bersaing dalam kompetisi inovasi tingkat nasional. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan setiap proses pembinaan dengan sebaik-baiknya, terus mengembangkan ide, dan memberikan hasil terbaik pada tahap berikutnya," ungkap Kepala Madrasah.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen MAN 3 Bantul sebagai madrasah berbasis riset yang konsisten mendorong peserta didik untuk menghasilkan karya ilmiah dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Melalui berbagai kompetisi nasional maupun internasional, madrasah terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah sesuai dengan tantangan abad ke-21.
Seluruh keluarga besar MAN 3 Bantul turut memberikan doa dan dukungan kepada Tim Aquarra agar mampu melewati setiap tahapan kompetisi dengan baik, menyempurnakan gagasan inovasinya, dan melaju hingga babak final Samsung Solve for Tomorrow 2026. (sal)