Lompat ke isi utama
MTsN 4 Bantul

MTsN 4 Bantul Gelar Uji Publik Kurikulum, Perkuat Madrasah Digital Berkarakter

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 26 June 2026

Bantul (MTsN 4 Bantul) – MTsN 4 Bantul melaksanakan Uji Publik Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Jumat (26/06/2026) bertempat di aula madrasah. Kegiatan tersebut dihadiri Kasubag TU Kankemenag Bantul, Aminuddin; Kasi Kurikulum Penilaian dan Pendidikan Karakter SMP, Marlupi; Pengawas MTsN 4 Bantul, Miftakhul Bahkri; Ketua Komite, Suyono beserta jajaran; perwakilan wali siswa; siswa kelas 7 dan 8; guru serta pegawai MTsN 4 Bantul.

 

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari menyampaikan bahwa kurikulum merupakan jantung pendidikan yang menentukan arah dan tujuan madrasah ke depan. Sugeng mengapresiasi kerja keras tim pengembang kurikulum yang telah menyelesaikan penyusunan tepat waktu. Menurutnya, MTsN 4 Bantul terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan berbasis digitalisasi dan modernisasi untuk mencetak siswa yang berakhlakul karimah serta berkarakter. Komitmen pembangunan Zona Integritas juga terus diperkuat melalui kerja sama seluruh warga madrasah.

 

Sugeng Muhari menambahkan, keberhasilan madrasah tidak lepas dari dukungan orang tua, masyarakat, guru, pegawai, dan siswa. Pada tahun pelajaran 2025/2026, MTsN 4 Bantul berhasil meraih berbagai capaian prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tercatat sebanyak 56 prestasi bidang akademik dan nonakademik, riset, Bahasa Inggris, serta prestasi kelembagaan berhasil diraih. Madrasah juga menjadi juara 1 tingkat MTs se-Kabupaten Bantul dalam bidang akademik nilai TKA dan TKAD,

 

Ketua Tim Pengembang Kurikulum MTsN 4 Bantul, Ketty Astuty, dalam paparannya menjelaskan penyusunan kurikulum diawali dengan analisis karakteristik peserta didik, gaya belajar, rapor pendidikan madrasah, hingga analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi siswa. Dengan jumlah peserta didik mencapai 737 siswa, madrasah terus mengembangkan berbagai program seperti kemitraan dengan biro psikologi, program KLC (Kelompok Lulus Cepat) sesuai minat dan bakat siswa, kokurikuler, ekstrakurikuler, ROIS, serta program mandatori madrasah rawan bencana.

 

Aminuddin, mewakili pimpinan Kankemenag Bantul menyampaikan bahwa uji publik merupakan tahapan penting karena kurikulum memiliki tiga unsur utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pengukuran. Amin menegaskan keberhasilan kurikulum membutuhkan keterlibatan seluruh stakeholder madrasah melalui komunikasi, kerja sama, dan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Sementara itu, Kasi Dikmad Kankemenag Bantul, Ahmad Musyadad menambahkan bahwa uji publik menjadi proses untuk memperoleh masukan, saran, dan penyempurnaan sebelum kurikulum diterapkan secara luas.

 

Kasi Kurikulum Penilaian dan Pendidikan Karakter SMP Marlupi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan uji publik yang melibatkan berbagai unsur. Menurutnya, keterlibatan stakeholder dalam penyusunan kurikulum sangat penting agar program pendidikan yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Marlupi berharap MTsN 4 Bantul terus melakukan inovasi serta menjaga kualitas layanan pendidikan untuk melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(yul)