MAN 2 Bantul Gelar Reviu Kurikulum 2026/2027, Perkuat Mata Pelajaran Pilihan Sesuai Rencana Masa Depan Siswa
Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan peserta didik di masa depan, MAN 2 Bantul menggelar kegiatan Reviu Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 pada Rabu, 11 Maret 2026 di Aula MAN 2 Bantul. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Anita Isdarmini, Ketua Tim 1 Kurikulum dan Kesiswaan, yang memberikan arahan serta penguatan terkait pengembangan kurikulum madrasah.
Kegiatan reviu kurikulum ini diikuti oleh jajaran pimpinan madrasah, guru, serta tim pengembang kurikulum. Tujuannya adalah untuk melakukan evaluasi sekaligus penyempurnaan kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik, perkembangan dunia pendidikan, serta tuntutan dunia kerja dan perguruan tinggi.
Acara diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, yang menekankan pentingnya kegiatan reviu kurikulum sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kurikulum merupakan salah satu komponen utama yang menentukan arah pembelajaran dan keberhasilan peserta didik.
Menurutnya, kurikulum harus selalu dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan zaman agar mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini. Selain itu, kurikulum juga perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, serta rencana masa depan mereka.
“Melalui kegiatan reviu kurikulum ini, kita berharap dapat menghasilkan perencanaan kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, serta mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ungkapnya.
Setelah sambutan kepala madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai implementasi kurikulum di MAN 2 Bantul oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting dalam pengembangan kurikulum madrasah, mulai dari struktur kurikulum, penguatan pembelajaran, hingga penyesuaian mata pelajaran pilihan bagi peserta didik.
Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam kegiatan reviu kurikulum kali ini adalah penguatan struktur kurikulum pada mata pelajaran pilihan. Mata pelajaran pilihan dirancang agar lebih selaras dengan rencana masa depan peserta didik, baik yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang ingin langsung memasuki dunia kerja setelah lulus dari madrasah.
Menurut Fitria Endang Susana, pendekatan ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas kepada siswa dalam menentukan mata pelajaran yang sesuai dengan minat serta tujuan karier mereka. Dengan demikian, pembelajaran yang mereka jalani di madrasah dapat lebih relevan dan mendukung rencana masa depan masing-masing peserta didik.
Bagi peserta didik yang memiliki rencana melanjutkan studi ke perguruan tinggi, pemilihan mata pelajaran dapat disesuaikan dengan jurusan yang akan mereka ambil nantinya. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa mempersiapkan diri secara lebih matang sebelum memasuki jenjang pendidikan tinggi.
Sementara itu, bagi siswa yang berencana untuk langsung bekerja setelah lulus, madrasah juga menyediakan mata pelajaran pilihan yang mendukung kebutuhan keterampilan praktis dan kompetensi dasar yang diperlukan di dunia kerja. Beberapa mata pelajaran pilihan yang menjadi perhatian dalam struktur kurikulum tersebut antara lain Ekonomi, Bahasa Indonesia Lanjut, serta Bahasa Inggris Lanjut.
Melalui penyesuaian ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Narasumber kegiatan, Anita Isdarmini, dalam pemaparannya juga memberikan berbagai masukan dan penguatan terkait pengembangan kurikulum madrasah. Ia menekankan bahwa kurikulum harus dirancang secara dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan peserta didik.
Ia juga mengapresiasi langkah MAN 2 Bantul yang terus melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Menurutnya, inovasi dalam pengembangan kurikulum sangat penting agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten.
Kegiatan reviu kurikulum ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Diskusi yang berlangsung memberikan ruang bagi guru untuk menyampaikan berbagai masukan serta pengalaman mereka dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di masa depan. Dengan kurikulum yang terus diperbarui dan disesuaikan dengan perkembangan zaman, diharapkan madrasah dapat terus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.
/fitria