Lompat ke isi utama
x
MA Madania

MA Madania Bantul Sosialisasikan Inovasi SKPI Digital di MAN 1 Gunungkidul

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 8 Mei 2026

Gunungkidul (MA Madania Bantul) - Upaya transformasi layanan pendidikan terus dilakukan madrasah melalui berbagai inovasi digital yang berdampak bagi murid. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan berbagi praktik baik inovasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital yang dilaksanakan di MAN 1 Gunungkidul. Kegiatan dilaksanakan di ruang perpustakaan dengan dihadiri kepala madrasah, guru, operator, dan tim pengembang madrasah MAN 1 Gunungkidul pada Kamis, (30/04/2026).


Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas hadirnya kegiatan berbagi praktik baik tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah perlu terus bergerak mengikuti perkembangan zaman dengan menghadirkan layanan pendidikan yang inovatif dan adaptif.


“Inovasi SKPI Digital menjadi langkah positif dalam mendokumentasikan potensi murid secara lebih lengkap, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga karakter, keterampilan, dan pengalaman murid selama belajar di madrasah. “Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan baru bagi guru dan pengelola madrasah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada murid,” ungkap Kholis.


Kegiatan ini menghadirkan Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya disampaikan bahwa SKPI Digital hadir sebagai bentuk inovasi layanan lulusan yang mampu mendokumentasikan kompetensi murid secara lebih utuh dan sistematis.


“Ijazah tidak cukup menggambarkan keseluruhan potensi murid. Melalui SKPI Digital, prestasi, keterampilan, karakter, pengalaman organisasi, hingga capaian ekstrakurikuler dapat terdokumentasi dengan lebih lengkap dan profesional,” jelas Anis.

MA Madania


Kegiatan berlangsung interaktif dengan diikuti kepala madrasah, guru, operator, dan tim pengembang madrasah. Peserta mendapatkan penjelasan terkait konsep SKPI Digital, alur penginputan data, integrasi capaian murid, hingga strategi implementasi di madrasah.


Selain menjadi sarana berbagi inovasi, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antar madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis kebutuhan nyata murid. Inovasi SKPI Digital dinilai mampu mendukung penguatan profil lulusan madrasah agar lebih siap menghadapi dunia perguruan tinggi maupun dunia kerja.


Peserta menyambut antusias kegiatan tersebut karena memberikan inspirasi baru dalam pengelolaan data prestasi dan pengembangan portofolio murid secara digital. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai inovasi layanan pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berdampak luas bagi kemajuan madrasah. (Ans)