Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Literasi untuk Negeri, MAN 4 Bantul Raih Penghargaan Madrasah Aktif Literasi Nasional

Dikirim oleh liana pada 13 Mei 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Prestasi membanggakan kembali diraih MAN 4 Bantul di bidang literasi. Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, bersama MAN 4 Bantul menerima penghargaan tingkat nasional sebagai Kepala Madrasah Aktif Literasi Nasional dan Madrasah Aktif Literasi Nasional Tahun 2026.

 

Penghargaan tersebut diberikan oleh Komunitas Yuk Menulis, komunitas literasi nasional dengan slogan “Nyalakan Literasi untuk Negeri.” Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Minggu (10/05/2026) di kawasan Gubung Watu Kali, Sleman.

 

Dalam kegiatan tersebut, penghargaan diterima oleh Ketua Tim Literasi MAN 4 Bantul, Retnaningsih, yang hadir mewakili kepala madrasah dan keluarga besar MAN 4 Bantul.

 

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi MAN 4 Bantul dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah. Berbagai program yang dijalankan dinilai berhasil mendorong semangat membaca, menulis, dan berkarya bagi murid maupun guru.

 

Selama ini, MAN 4 Bantul aktif melaksanakan berbagai kegiatan literasi seperti penulisan artikel, publikasi karya murid, pengembangan pojok baca, pembinaan karya tulis, hingga partisipasi dalam kegiatan literasi tingkat regional dan nasional. Budaya literasi juga terus ditanamkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari di madrasah.

 

Selain penghargaan untuk lembaga, apresiasi kepada Syaefulani sebagai Kepala Madrasah Aktif Literasi Nasional menjadi bukti dukungan dan komitmen pimpinan dalam membangun ekosistem literasi yang berkembang dan berkelanjutan.

 

Ketua Tim Literasi MAN 4 Bantul, Retnaningsih, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan budaya literasi di madrasah.

 

Sementara itu, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, pegawai, dan murid yang telah bersama-sama membangun semangat literasi di lingkungan madrasah. “Penghargaan ini bukan hanya milik kepala madrasah atau tim literasi, tetapi milik seluruh keluarga besar MAN 4 Bantul. Literasi adalah fondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas, kritis, dan kreatif. Kami berharap budaya literasi di MAN 4 Bantul terus tumbuh dan mampu melahirkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir, memahami informasi, serta menghasilkan karya positif untuk masa depan.

 

Dengan diraihnya penghargaan ini, MAN 4 Bantul kembali menunjukkan komitmennya sebagai madrasah yang aktif membangun budaya literasi di tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan menjadi semangat baru untuk terus mengembangkan kreativitas dan budaya berkarya bagi seluruh warga madrasah. (lel/ica)-al