KKN UIN Sunan Kalijaga Jalin Sinergi dengan KUA Kretek Perkuat Layanan Wakaf Berdampak
Bantul (KUA Kretek) — Dalam rangka mendukung implementasi program Layanan Keagamaan Berdampak Kementerian Agama, mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 120 melakukan audiensi dan koordinasi dengan KUA Kecamatan Kretek pada Senin (13/07/2026).
Tiga mahasiswi dari Posko Grogol, Parangtritis, hadir untuk mendiskusikan rencana program kerja di bidang perwakafan. Program tersebut dinilai selaras dengan tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam KUA Kretek yang selama ini berperan sebagai pendamping masyarakat dalam layanan dan fasilitasi sertifikasi tanah wakaf.
"Kami berharap program kerja ini dapat didampingi langsung oleh para Penyuluh Agama KUA Kretek sehingga pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Vita, perwakilan mahasiswa KKN.
Kepala KUA Kretek, Abu Yazid, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak pelayanan kepada masyarakat.
"Pada dasarnya kita berada dalam satu rumah besar Kementerian Agama dengan semangat budaya kerja yang sama, yaitu menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak. Karena itu, program kerja KKN harus benar-benar memberi manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, para Penyuluh Agama Islam KUA Kretek, yakni Eny Susilowati, Rachmawati Husnul Latifah, Umi Salamah, Fauzan, Sudarman, dan Maskhun, akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan program layanan wakaf di masjid-masjid sasaran. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat literasi perwakafan sekaligus mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf di wilayah Kecamatan Kretek. (Latifah)