Lompat ke isi utama
KKMA Kabupaten Bantul

KKMA Kabupaten Bantul Gelar Raker Tahun 2026, Perkuat Transformasi Digital Menuju Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 9 June 2026

Bantul (KKMA Bantul) - Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada Selasa (09/06/2026) bertempat di RM Pondok Rejeki. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi kepala Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-Kabupaten Bantul untuk menyusun program kerja sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.


Mengusung tema “Akselerasi Transformasi Digital untuk Menguatkan Tata Kelola, Inovasi, dan Branding Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia”, kegiatan dihadiri oleh seluruh kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bantul.


Raker diawali dengan pembinaan dan arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Bantul menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tata kelola kelembagaan, serta daya saing madrasah di era global.


Menurutnya, madrasah perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah. Transformasi digital tidak hanya dimaknai sebagai penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir, budaya kerja, dan pelayanan yang lebih efektif, efisien, serta akuntabel.


Selain itu, kepala madrasah juga didorong untuk terus menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan dan penguatan citra positif madrasah di tengah masyarakat. Kolaborasi antar madrasah, baik negeri maupun swasta, menjadi modal penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing.

MA Madania


Usai sesi pembinaan dan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sidang komisi yang terbagi menjadi empat bidang pembahasan. Masing-masing komisi melakukan diskusi dan perumusan program kerja yang akan menjadi arah gerak KKMA Kabupaten Bantul selama satu tahun ke depan.


Komisi I membahas Bidang Perencanaan dan Pelaksanaan Program, dengan fokus pada penyusunan program prioritas, kalender kegiatan, serta penguatan sinergi antar madrasah.

 

Komisi II membahas Bidang Pengembangan Organisasi, Administrasi, Sarana dan Prasarana, yang diarahkan pada penguatan tata kelola organisasi, digitalisasi administrasi, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

 

Komisi III membahas Bidang Pengembangan Karir dan Profesi, yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi kepala madrasah, penguatan budaya inovasi, publikasi karya, serta pengembangan profesionalisme berkelanjutan.

 

Sementara itu, Komisi IV membahas Bidang Humas dan Kerjasama, dengan fokus pada strategi branding madrasah, publikasi prestasi, pengembangan kemitraan strategis, serta penguatan jejaring kerja sama dengan berbagai pihak.


Ketua KKMA Kabupaten Bantul, Syaefulani, menyampaikan bahwa hasil sidang komisi akan menjadi dasar penyusunan program kerja bersama yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan madrasah. Melalui raker ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak bagi kemajuan madrasah.


“Raker ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk menyatukan langkah dan gagasan seluruh kepala madrasah dalam mewujudkan madrasah yang semakin maju, bermutu, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Syaeful.


Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, KKMA Kabupaten Bantul optimistis dapat terus menjadi wadah penggerak perubahan serta penguatan mutu pendidikan Madrasah Aliyah di Kabupaten Bantul. (Anf).