FGD II: Reviu Draf Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027, MAN 3 Bantul Tuai Apresiasi
Bantul (MAN 3 Bantul) - MAN 3 Bantul menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) II Reviu Draf Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027 di Aula MAN 3 Bantul, Jumat (12/06/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Tim Pengembang Kurikulum MAN 3 Bantul sebagai bagian dari proses penyempurnaan dokumen kurikulum sebelum ditetapkan dan diimplementasikan. Hadir sebagai narasumber Ketua Tim I Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kementerian Agama DIY, Anita Isdarmini; Pengawas MAN 3 Bantul, Heni Prilantari; serta Ketua Komite MAN 3 Bantul, Imam Sujai Fadly.
Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto dalam kesempatan sambutan menguraikan proses penyusunan dokumen kurikulum MAN 3 Bantul. Kepala madrasah menyampaikan bahwa kurikulum merupakan dokumen strategis yang menjadi dasar seluruh pelaksanaan program pendidikan di madrasah. Menurutnya, penyusunan kurikulum harus dilakukan secara cermat dan melibatkan berbagai pihak agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. "Kami berharap melalui FGD ini diperoleh masukan yang konstruktif sehingga kurikulum MAN 3 Bantul semakin berkualitas, implementatif, dan mampu mengantarkan murid mencapai kompetensi yang diharapkan," ujar Suyanto.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi draf kurikulum oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Wahyudi. Dalam paparannya, Wahyudi menjelaskan berbagai komponen yang termuat dalam dokumen kurikulum, mulai dari landasan pengembangan, struktur kurikulum, program unggulan, hingga strategi implementasi yang akan dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027. Presentasi tersebut menjadi dasar bagi para narasumber untuk memberikan masukan dan reviu terhadap dokumen yang telah disusun.
Pada sesi reviu, Anita Isdarmini memberikan apresiasi atas kualitas draf kurikulum yang disusun oleh Tim Pengembang Kurikulum MAN 3 Bantul. Ia menilai dokumen tersebut telah tersusun secara sistematis, lengkap, dan menunjukkan keseriusan madrasah dalam mengembangkan mutu pendidikan. Anita memberikan masukan agar ditambahkan penjelasan yang lebih kuat terkait keterkaitan program-program madrasah dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Heni Prilantari turut memberikan apresiasi terhadap dokumen yang dipresentasikan. Ia menilai draft kurikulum tersebut sudah sangat baik dan memenuhi berbagai unsur yang diperlukan dalam pengelolaan pendidikan. Heni berharap dokumen kurikulum benar-benar hidup dan menjadi pedoman dalam implementasi kurikulum di seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Menurutnya, keberhasilan kurikulum sangat ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan yang dilakukan oleh seluruh warga madrasah.
Sementara itu, Imam Sujai Fadly, menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim pengembang kurikulum. Ia mendorong agar dokumen yang telah disusun dapat dikembangkan dalam praktik penerapannya. Imam menegaskan bahwa kurikulum merupakan dokumen yang dinamis sehingga perlu terus disempurnakan mengikuti perkembangan kebutuhan dan tantangan pendidikan. Dengan demikian, kurikulum akan selalu relevan dan mampu mendukung peningkatan mutu madrasah.
Menutup sesi reviu, Kamad menegaskan bahwa target-target yang telah dirumuskan dalam kurikulum menjadi perhatian bersama agar dapat dicapai secara optimal. Selain itu, MAN 3 Bantul juga terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai mitra guna mendukung pengembangan program dan peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, sistem yang telah dibangun di MAN 3 Bantul saat ini sudah tertata dengan baik, yang terlihat dari dokumen kurikulum yang tersusun secara sistematis, lengkap, dan komprehensif sebagai pedoman pelaksanaan pendidikan di madrasah. (her/sal)