BRUS oleh KUA Sedayu Warnai MPLS SMP Negeri 2 Sedayu, Bekali Siswa dengan Konsep Diri dan Tantangan Remaja Masa Kini
Bantul (KUA Sedayu) - KUA Sedayu melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan edukatif yang menyasar peserta didik baru. Kegiatan BRUS kali ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sedayu pada Rabu (15/07/2026), pukul 09.30–11.00 WIB, sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, diikuti oleh 168 siswa kelas VII yang merupakan peserta didik baru SMP Negeri 2 Sedayu. Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh bekal pengetahuan, motivasi, dan penguatan karakter sebagai langkah awal dalam menjalani kehidupan sebagai remaja sekaligus pelajar di jenjang sekolah menengah pertama.
Program BRUS difasilitasi oleh tim penyuluh dari KUA Sedayu, yaitu Nur Soimah Agus Hidayanti dan Tuti Elfathoni Eka Dewi. Kedua fasilitator menyampaikan materi secara komunikatif, interaktif, dan diselingi dengan permainan edukatif , tepuk pelajar, serta sesi tanya jawab sehingga suasana kegiatan menjadi hidup dan menyenangkan.
Kepala SMP Negeri 2 Sedayu, Sulistyo, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan BRUS di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dengan KUA merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam membangun karakter peserta didik sejak dini.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada KUA Sedayu yang telah berkenan memberikan pembinaan kepada peserta didik baru melalui program BRUS. Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa di masa transisi menuju usia remaja. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan pembinaan berikutnya," ungkap Sulistyo.
Dalam kegiatan tersebut, fasilitator menyampaikan materi mengenai Konsep Diri Remaja. Materi ini bertujuan membantu siswa memahami jati dirinya, mengenali potensi, menerima kelebihan maupun kekurangan, serta membangun rasa percaya diri yang sehat. Para siswa diajak untuk menyadari bahwa setiap individu memiliki keunikan dan kemampuan yang berbeda-beda sehingga tidak perlu merasa rendah diri ataupun membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain.
Selain itu, siswa juga mendapatkan materi mengenai Tantangan Remaja Masa Kini. Dalam penyampaiannya, fasilitator mengajak peserta untuk mengenali berbagai tantangan yang banyak dihadapi remaja pada era digital, seperti pengaruh media sosial, pergaulan bebas, perilaku perundungan (bullying), kecanduan gawai, rendahnya kedisiplinan, serta tekanan dari lingkungan pertemanan. Para siswa didorong agar mampu mengambil keputusan yang bijaksana, memilih lingkungan pergaulan yang positif, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta fokus mengembangkan prestasi dan cita-cita.
Fasilitator juga menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat melalui pembiasaan sikap disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, serta menjaga akhlak dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai generasi penerus bangsa, para remaja diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas, berprestasi, dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan agama.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi. Antusiasme terlihat ketika fasilitator mengajak peserta berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan remaja. Interaksi yang terjalin membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pendapat serta perasaan mereka mengenai tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan BRUS ini diharapkan peserta didik baru SMP Negeri 2 Sedayu memiliki bekal yang cukup untuk menjalani masa remaja secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara KUA dan dunia pendidikan dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki konsep diri yang positif, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana.
Dengan terselenggaranya kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dalam rangka MPLS ini, diharapkan kerja sama antara KUA Sedayu dan SMP Negeri 2 Sedayu dapat terus terjalin secara berkesinambungan melalui berbagai program pembinaan remaja di masa mendatang. Sinergi lintas sektor ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan ketahanan mental peserta didik sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik. (TE)