Harmoni dalam Keberagaman, Duta Lintas Agama MIN 2 Bantul Berkunjung ke GKJ Patalan Pepanthan
Bantul (MIN 2 Bantul) – Sebanyak enam perwakilan siswa Duta Lintas Agama MIN 2 Bantul melakukan kunjungan ke Gereja Kristen Jawa (GKJ) Patalan Pepanthan pada Jum'at, 12 Juni 2026. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan nilai-nilai toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman sebagai bagian dari pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Keenam siswa tersebut didampingi oleh Qurrotu 'Aini Nurul Ma'rifah, guru kelas 5B MIN 2 Bantul diterima dengan hangat oleh pendeta Gracianatita Antera Puspa. Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak mengenal lingkungan gereja, fungsi tempat ibadah, serta berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh jemaat GKJ Patalan Pepanthan.
Pendeta Gracianatita Antera Puspa menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh para siswa MIN 2 Bantul. Menurutnya, kegiatan lintas agama seperti ini menjadi sarana yang baik untuk membangun pemahaman dan persaudaraan sejak usia dini.
"Kami sangat senang menerima kunjungan dari adik-adik Duta Lintas Agama MIN 2 Bantul. Melalui pertemuan seperti ini, anak-anak dapat belajar untuk saling mengenal, menghormati, dan menghargai perbedaan. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang membawa semangat persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat yang beragam," ungkapnya.
Selama kunjungan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti penjelasan dan berdialog secara langsung. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bagi peserta didik tentang pentingnya membangun sikap toleran, terbuka, dan saling menghargai antarumat beragama.
Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter dan moderasi beragama yang terus dikembangkan di madrasah.
"Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi peserta didik. Mereka belajar secara langsung bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Kami berharap siswa mampu mengamalkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup rukun dengan siapa pun tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Duta Lintas Agama MIN 2 Bantul diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan budaya toleransi, persaudaraan, dan kerukunan di lingkungan madrasah maupun masyarakat. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen MIN 2 Bantul dalam membentuk generasi yang religius, moderat, berkarakter Pancasila, serta siap hidup harmonis di tengah keberagaman bangsa Indonesia. (Zul)