Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Hadapi Tantangan Zaman, MAN 4 Bantul Siapkan Senjata Akademik, Riset, dan Akhlak

Dikirim oleh Fidela alma pada 9 June 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Komitmen MAN 4 Bantul dalam menyiapkan generasi unggul kembali ditegaskan melalui pertemuan antara Komite MAN 4 Bantul dan orang tua/wali calon murid baru yang berlangsung di Aula MAN 4 Bantul, Selasa (09/06/2026). Pada kesempatan tersebut, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, memaparkan berbagai program unggulan madrasah yang dirancang untuk mengantarkan murid meraih prestasi akademik sekaligus memiliki karakter yang kuat.

 

Di hadapan para orang tua/wali, Syaefulani menjelaskan bahwa bidang akademik dan riset menjadi salah satu identitas utama MAN 4 Bantul dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai prestasi yang diraih murid di tingkat regional, nasional, hingga internasional menjadi bukti kesungguhan madrasah dalam membangun budaya belajar yang unggul.

 

Selain itu, MAN 4 Bantul terus mengembangkan layanan Sistem Kredit Semester (SKS) yang memungkinkan murid menyelesaikan masa pendidikan dalam waktu lebih singkat. Program percepatan tersebut diperuntukkan bagi murid yang memenuhi kriteria tertentu, salah satunya memiliki kemampuan intelektual dengan skor IQ di atas 120 yang akan dipetakan melalui tes setelah pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATSAMA).

 

Dalam paparannya, Syaefulani juga menyampaikan capaian membanggakan yang diraih MAN 4 Bantul pada tahun 2026. Sebanyak 31,7 persen lulusan berhasil diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), menjadikan MAN 4 Bantul sebagai madrasah dengan persentase penerimaan SNBP tertinggi di Kabupaten Bantul.

 

Tidak hanya berfokus pada bidang akademik, penguatan riset juga terus dilakukan. Madrasah bekerja sama dengan berbagai pihak yang kompeten di bidang penelitian untuk memberikan pendampingan intensif kepada murid. Langkah tersebut bertujuan menumbuhkan budaya berpikir kritis, inovatif, dan ilmiah sejak dini.

 

Menyadari bahwa calon murid baru memiliki latar belakang kemampuan yang beragam, MAN 4 Bantul juga menyiapkan program matrikulasi setelah MATSAMA. Program ini mencakup penguatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an, literasi, numerasi, serta bahasa Inggris. Program tersebut diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi murid dalam mengikuti proses pembelajaran sekaligus menghadapi berbagai asesmen nasional di masa mendatang.

 

Lebih lanjut, MAN 4 Bantul mulai mempersiapkan masa depan murid sejak kelas X melalui asesmen psikologi untuk memetakan gaya belajar ke dalam tiga tipologi utama. Selain itu, murid juga mengikuti asesmen peminatan mata pelajaran dan jurusan sebagai bekal dalam menentukan arah studi lanjutan.

 

Dengan berbagai program tersebut, murid diharapkan telah memiliki gambaran yang jelas mengenai perguruan tinggi tujuan, fakultas yang diminati, serta program studi yang akan dipilih ketika memasuki kelas XI.

 

Dalam sambutannya, Syaefulani menegaskan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang telah dilaksanakan menjadi bahan evaluasi penting bagi madrasah untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan program pembelajaran.

 

"Kita belajar dari hasil TKA yang telah dilaksanakan. Hal-hal yang masih perlu ditingkatkan akan kami benahi dan sempurnakan mulai dari kelas X tahun ini. Murid akan didampingi sejak awal melalui program matrikulasi, asesmen psikologi, penguatan akademik, hingga pendampingan dalam menentukan jurusan dan perguruan tinggi. Kami ingin mengembangkan kecerdasan mereka sekaligus menjaga akhlaknya. Sebab, tujuan pendidikan bukan hanya mencetak murid yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan," ujar Syaefulani.

 

Melalui berbagai program yang terstruktur dan berkelanjutan tersebut, MAN 4 Bantul menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta kesiapan murid menghadapi tantangan zaman. (lel/ica)-al