Final MARCO 4 Sajikan Adu Gagasan Riset Pelajar Nusantara Bantul (MAN 4 Bantul)
Ajang MARCO#4 (MANEMBAYO Research Competition) kembali menegaskan eksistensinya sebagai kompetisi riset bergengsi bagi pelajar tingkat SMP/MTs sederajat. Babak final MARCO#4 yang diselenggarakan secara daring pada Senin (19/01/2026) berlangsung dengan penuh antusiasme dan atmosfer akademik yang kuat. Kegiatan final ini diikuti oleh lima tim terbaik yang berhasil melewati tahapan seleksi yang panjang dan kompetitif.
Kelima tim finalis tersebut berasal dari MTs Negeri 1 Yogyakarta, MTs Negeri 1 Kudus Tim 1, MTs Negeri 1 Kudus Tim 2, MTs Negeri 1 Banjarnegara, serta SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Mereka terpilih dari total 64 tim pendaftar yang berasal dari berbagai daerah. Setelah melalui seleksi tahap abstrak, sebanyak 54 tim dinyatakan lolos, kemudian diseleksi kembali hingga mengerucut menjadi lima tim terbaik yang berhak melaju ke babak final dan mempresentasikan karya riset secara daring melalui platform Zoom.
Presentasi final dinilai oleh tiga dewan juri yang kompeten di bidangnya. Juri pertama, Herdani Yulian, S.Pd., merupakan praktisi pendidikan robotika anak usia sekolah sekaligus dosen praktisi PGSD Edurobotik di PGSD UPY yang aktif mengajar riset di berbagai lembaga pendidikan. Juri kedua, Annisa Salwa Hafidzah, adalah peneliti muda inspiratif dengan sejumlah karya ilmiah dan riset yang telah dihasilkan. Sementara itu, juri ketiga adalah Mpu Tabah Chalifatah Aji, M.Pd., selaku Koordinator Riset MAN 4 Bantul.
Dalam keterangannya, Mpu Tabah menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berpartisipasi. “Lima tim finalis ini menunjukkan bahwa pelajar SMP/MTs memiliki kemampuan berpikir kritis serta mampu melaksanakan riset dengan pendekatan yang sistematis. MARCO#4 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran untuk menumbuhkan budaya riset sejak dini,” ujarnya. Ia berharap kompetisi ini dapat terus menjadi pemantik lahirnya peneliti muda yang berintegritas dan memiliki daya saing. (lel/ica)-al