Berbagi Praktik Baik SKPI Digital, MA Madania Bantul Dorong Transformasi Layanan Madrasah
Sleman (MA Madania Bantul) - Dalam rangka menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi layanan pendidikan, MA Madania Bantul melalui kegiatan sosialisasi dan berbagi praktik baik inovasi SKPI Digital di lingkungan MTs Ibnu Sina Sleman dan MA Ibnu Sina Sleman. Kegiatan berbarengan saat review kurikulum di Ibnu Sina dan dilaksanakan di ruang kelas dengan dihadiri kepala madrasah, guru, operator, komite dan perwakilan wali murid MTs dan MA Ibnu Sina pada Kamis, (07/05/2026).
Kepala MA Ibnu Sina, Suyisdi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan berbagi praktik baik seperti ini sangat penting untuk membangun budaya inovasi dan kolaborasi antarmadrasah. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan memperkuat kualitas lulusan madrasah.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada MA Madania Bantul yang telah berbagi pengalaman dan inovasi dalam pengembangan SKPI Digital. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bersama agar madrasah mampu memberikan pelayanan yang lebih modern, efektif, dan sesuai kebutuhan zaman,” ujar Suyis.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha, memaparkan perjalanan lahirnya inovasi SKPI Digital yang berawal dari kebutuhan untuk menghadirkan dokumen pendamping ijazah yang lebih bermakna.
“SKPI Digital bukan sekadar dokumen tambahan, melainkan bentuk pengakuan atas proses belajar dan pengembangan diri murid selama menempuh pendidikan di madrasah apalagi bagi yang tinggal di asrama. Melalui SKPI Digital, madrasah dapat mendokumentasikan karakter, prestasi, kompetensi, keterampilan, pengalaman organisasi, serta berbagai capaian murid secara lebih terstruktur dan mudah diakses,” jelas Anis.
Peserta kegiatan tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, mulai dari pengenalan sistem, mekanisme pengelolaan data, hingga demonstrasi penggunaan aplikasi SKPI Digital. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya inovasi di lingkungan madrasah sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam. Dengan adanya berbagi praktik baik seperti ini, madrasah diharapkan semakin adaptif dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, profesional, dan berbasis digital. (Ans)