Audiensi Pokja Pustakawan Kemenag Bantul: Perkuat Peran Literasi Madrasah dan Songsong Lomba HAB Ke-81
BANTUL -(Pokja Pustakawan) - Kelompok Kerja (Pokja) Pustakawan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul mengadakan audiensi sekaligus silaturahmi dengan jajaran pimpinan baru di Ruang Rapat Sub Bagian Tata Usaha (TU) Kantor Kemenag Bantul, Rabu (23/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kembali program pengembangan literasi madrasah ke depan.
Acara yang dipimpin oleh Ketua Pokja Pustakawan Kemenag Bantul, Riza Alfian, ini diawali dengan sesi perkenalan antara para pengelola perpustakaan madrasah dengan Kasi Dikmad dan pejabat Subbag TU Kemenag Bantul yang baru. Diskusi berjalan hangat, berfokus pada penguatan peran pengelola perpustakaan dan rencana program strategis Pokja.
Dalam arahannya, Kasi Dikmad memberikan suntikan semangat bagi para pustakawan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga motivasi kerja, terutama saat rutinitas mulai terasa membosankan. "Kalau mulai merasa bosan, perbaiki lagi niatnya. Kita harus ingat dasar dari bekerja adalah sebagai ibadah," pesannya.
Kasi Dikmad juga menekankan bahwa meski secara struktural pembinaan pustakawan berada di bawah Kasubag TU, fungsi harian perpustakaan sangat melekat dan menjadi denyut nadi madrasah. Mengingat tantangan menumbuhkan minat baca anak-anak saat ini sangat berat, pustakawan dituntut untuk terus berinovasi dan adaptif. Ke depannya, pihak Dikmad berkomitmen untuk lebih intensif memberikan bimbingan, memperbaiki pendampingan yang dirasa belum maksimal pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, H. Saeful Hadi, S.Ag., yang baru bertugas di Kemenag Bantul, mengaku sangat mengapresiasi forum ini. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag TU di Kemenag Kulon Progo ini bercerita bahwa selama bertugas di sana, ia belum pernah bertatap muka langsung dengan forum pustakawan seperti ini.
"Alhamdulillah, meskipun jauh, perjumpaan ini membawa banyak sekali manfaat. Terkadang, hal-hal yang mungkin awalnya tidak kita sukai, ternyata di baliknya justru banyak yang harus kita syukuri," ungkapnya merefleksikan dinamika mutasi dan tugas barunya.
Syaiful juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam memajukan literasi. Ia berharap anggota Pokja tidak hanya dibatasi pada mereka yang sudah mengantongi SK Jabatan Fungsional Pustakawan saja. Seluruh staf pengelola perpustakaan di madrasah diharapkan bisa dirangkul masuk ke dalam Pokja agar gerakan ini semakin masif dan solid.
Selain silaturahmi, forum ini juga mematangkan beberapa agenda terdekat Pokja. Salah satunya adalah pemaparan rencana studi tiru ke perpustakaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, yang bertujuan untuk saling berbagi pengalaman demi perbaikan perpustakaan di madrasah masing-masing. Terkait usulan anggaran untuk menyokong program-program tersebut, pimpinan menyatakan akan segera mengkoordinasikannya dengan Bapak Isman.
Pertemuan juga membahas persiapan Lomba Resensi yang digelar untuk menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-81. Pokja dan pimpinan menaruh harapan besar agar seluruh madrasah di lingkungan Kemenag Bantul dapat berpartisipasi aktif dalam ajang tersebut.
Ke depannya, Pokja Pustakawan Kemenag Bantul sepakat untuk merutinkan forum pertemuan dan audiensi seperti ini. Selain sebagai wadah silaturahmi, forum ini menjadi ruang bertukar solusi dan praktik baik agar kualitas layanan perpustakaan madrasah di Kabupaten Bantul semakin meningkat.(Iksan)