ASAS Berbasis Teknologi Berjalan Tertib, MTsN 4 Bantul Siap Hadapi Tantangan Digital
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) hari kelima di MTsN 4 Bantul berlangsung lancar dan tertib pada Selasa (09/06/2026). Asesmen yang dilaksanakan melalui platform Jogja Madrasah Digital (JMD) tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII. Pada hari itu peserta mengerjakan mata pelajaran Pendidikan Pancasila pukul 07.30–09.00 WIB, dilanjutkan Bahasa Arab pukul 09.00–11.00 WIB. Sejak sesi pertama dimulai, para siswa tampak fokus, serius, dan penuh tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap soal yang diberikan.
Sebanyak 16 ruang ujian digunakan selama pelaksanaan ASAS dengan pengawasan ketat dari dua pengawas di setiap ruang. Kondisi ruang ujian yang kondusif membuat asesmen berjalan sesuai jadwal. Meskipun sempat terjadi gangguan sinyal pada beberapa sesi, koordinasi cepat antara panitia, pengawas, dan tim teknis mampu mengatasi kendala tersebut sehingga pelaksanaan ujian tetap berjalan normal tanpa mengganggu konsentrasi peserta.
Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh siswa, guru, panitia, dan tim teknis yang telah bekerja sama menjaga kelancaran pelaksanaan ASAS. Menurutnya, asesmen berbasis digital menjadi bagian penting dalam membangun budaya pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Saya bangga melihat kedisiplinan dan kesungguhan siswa selama mengikuti asesmen. Ini menunjukkan bahwa budaya akademik yang baik terus tumbuh di MTsN 4 Bantul. Semoga hasil yang diperoleh nantinya menjadi cerminan usaha terbaik yang telah dilakukan para siswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia ASAS, Teguh Rahayu, menyampaikan kesan dan pesannya setelah pelaksanaan hari kelima berjalan dengan baik. Teguh mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib meskipun masih terdapat tantangan teknis terkait jaringan internet. “Kerja sama seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan ASAS tahun ini. Kami berharap ke depan sarana pendukung seperti jaringan internet dan fasilitas WiFi dapat terus ditingkatkan agar pelaksanaan asesmen digital semakin optimal dan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi seluruh peserta,” ujarnya. (yul)