Kankemenag Bantul Gelar PSMP Mei 2026, Bahas Refokusing Anggaran hingga Kelulusan Siswa
Bantul (Kankemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul) menyelenggarakan Pembinaan Senin Minggu Pertama (PSMP) bulan Mei 2026 secara virtual melalui platform Zoom Meeting, Senin (04/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai dan menjadi sarana penyampaian pembinaan serta informasi kedinasan dari pimpinan.
Pembinaan disampaikan oleh Kepala Kantor, Kasubbag TU, serta para Kepala Seksi (Kasi) dan Penyelenggara di lingkungan Kankemenag Bantul.
Kepala Kantor Kankemenag Bantul, Muntolib, dalam arahannya menyoroti pelaksanaan refokusing anggaran yang dibagi dalam dua tahap. “Refokusing anggaran sebesar 50 persen di triwulan pertama dan 50 persen di triwulan kedua diharapkan dapat berjalan sesuai dengan rencana awal,” ungkapnya.
Selain itu, Muntolib juga menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan peserta didik baru di madrasah. “Kita berharap madrasah mampu mengoptimalkan ruang di masyarakat, sehingga masyarakat dapat melihat langsung keunggulan madrasah,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, Ahmad Musyadad, menyampaikan bahwa bulan Mei merupakan periode kelulusan siswa. Ia mengimbau agar madrasah melakukan pengawasan terhadap aktivitas siswa.
“Madrasah diharapkan memantau siswa agar tidak melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat seperti keliling kota maupun coret-coret baju. Kita harus bisa mewujudkan madrasah yang santun,” ujarnya.
Musyadad juga menekankan pentingnya pengelolaan ijazah. “Setelah blanko ijazah diterima, madrasah diminta segera membagikannya kepada siswa dan tidak menahan ijazah. Administrasi ijazah juga harus ditertibkan dengan baik. Aplikasi RDM mohon diikuti karena berkaitan dengan penarikan PDUM dan ijazah,” jelasnya.
Kasi Pendidikan Agama Islam, Suprapto, menyampaikan bahwa seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). “Dengan telah diterimanya TPG, diharapkan guru dapat memaksimalkan layanan dan meningkatkan kompetensi. Perlu disusun kegiatan yang berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan kompetensi guru,” tuturnya.
Di bidang pendidikan pesantren, Kasi PD Pontren, Dhani Budianto, melaporkan bahwa berbagai kegiatan telah dan akan dilaksanakan. “Pada bulan April telah terselenggara UAN dan Tes Potensi Akademik di pesantren. Selanjutnya, Ujian Nasional Bersama untuk Madin akan dilaksanakan pada bulan Mei ini,” ujarnya.
Ia juga memperkenalkan inovasi layanan bagi santri. “Kami menghadirkan inovasi ‘Sobat Santri’ sebagai layanan pencegahan dan penanganan bullying, sekaligus untuk penyembuhan trauma bagi santri,” tambah Dhani.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam, Sugito, menyampaikan capaian prestasi Kabupaten Bantul dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). “Pada MTQ DIY di Sleman, Kabupaten Bantul berhasil meraih 4 juara 1. Kemudian pada MTQ terbatas yang dilaksanakan Kanwil Kemenag DIY tanggal 29 April, Bantul kembali meraih 3 juara 1,” ungkapnya.
Menutup pembinaan, Kasubbag TU, Aminuddin, menyampaikan terkait pemutakhiran data kepegawaian. “Data dasar penggajian akan ditarik pada 8 Mei, sehingga seluruh pegawai diminta untuk memeriksa dan memperbarui data di Simpeg. Hak-hak ASN akan segera diproses, namun kewajiban seperti laporan kinerja juga harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Melalui kegiatan PSMP ini, diharapkan seluruh jajaran Kankemenag Bantul dapat menyamakan persepsi, meningkatkan kinerja, serta memperkuat komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. (Dnd)