English is Fun: Cooking Class Jadi Cara Seru Siswa Kelas 7 Belajar Bahasa Inggris Teks Prosedur
Bantul (MTs Al-Falaah Pandak) – Aroma harum kuah kaldu dan bumbu rempah memenuhi halaman MTs Al-Falaah Pandak pada Kamis (07/05/2026). Bukan sekadar makan bersama, para siswa kelas 7 tengah terlibat dalam kegiatan "Cooking Class: Kreasi Kuliner Nusantara". Kegiatan ini dirancang sebagai implementasi nyata dari materi Procedure Text dalam mata pelajaran Bahasa Inggris.
Kegiatan yang dipandu oleh guru Bahasa Inggris, Fara Nastiti Kusumohastuti, mengajak siswa untuk memahami cara memberikan instruksi dalam bahasa Inggris secara langsung. Berbeda dari biasanya, menu yang dipraktikkan sangat beragam; mulai dari meracik bakso kuah, menggoreng cireng yang renyah, hingga mengolah seblak pedas dan berbagai masakan favorit siswa lainnya. Sambil memasak, siswa dilatih menggunakan kata hubung seperti first, second, then, dan finally secara natural.
Kepala MTs Al-Falaah Pandak, Ashlihatul Lathifah, yang hadir memantau kegiatan, menyampaikan rasa bangganya terhadap inovasi ini. Ia menekankan bahwa pembelajaran di madrasah harus bersifat kontekstual.
"Melalui praktik membuat bakso, cireng, hingga seblak ini, siswa tidak hanya belajar kosakata baru, tetapi juga belajar kemandirian dan kerja sama tim. Ini adalah cara yang sangat kreatif untuk membuat bahasa Inggris tidak lagi dianggap sebagai mata pelajaran yang menakutkan," tutur Ashlihatul Lathifah.
Antusiasme juga tampak dari para siswa yang sibuk membagi tugas, ada yang menyiapkan bumbu seblak, menghaluskan adonan cireng, hingga menyajikan bihun untuk bakso. Keysa Janitra, salah satu siswa kelas 7, merasa metode belajar ini jauh lebih efektif.
"Awalnya saya kira belajar procedure text itu sulit karena banyak urutannya. Tapi karena hari ini praktiknya langsung membuat makanan kesukaan kami seperti bakso dan seblak, saya jadi lebih paham cara menjelaskan langkah-langkahnya dalam bahasa Inggris. Belajarnya seru, perutnya juga kenyang," ujar Keysa sambil tersenyum.
Kegiatan ditutup dengan sesi presentasi singkat tiap kelompok dalam bahasa Inggris untuk menjelaskan cara pembuatan masakan masing-masing sebelum akhirnya dinikmati bersama-sama. Diharapkan, kegiatan inovatif seperti ini dapat terus memacu semangat literasi bahasa asing di lingkungan MTs Al-Falaah Pandak. (Nrl)