Lompat ke isi utama
MAN 3 Bantul

Tumbuhkan Budaya Riset, MAN 3 Bantul Gelar Seminar Hasil Karya Tulis Ilmiah Karya Murid

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 19 June 2026

Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang mengusung konsep madrasah berbasis riset. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Seminar Hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diadakan, Kamis (18/06/2026). Bertempat di Ruang Aula, kegiatan ini menjadi puncak dari serangkaian program pembelajaran berbasis penelitian yang diwajibkan bagi seluruh murid kelas XI. Seminar ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan penguatan budaya literasi, berpikir kritis, dan inovasi ilmiah di lingkungan madrasah.


Seluruh murid kelas XI wajib menyusun karya tulis ilmiah dengan pembagian tugas dalam kelompok yang masing-masing beranggotakan tiga orang sebagai bagian dari persyaratan kenaikan kelas. Proses penelitian dan penulisan berlangsung secara bertahap, dimulai dari penyusunan draf pada bulan April hingga Mei 2026, dan dilanjutkan dengan penyempurnaan akhir pada bulan Juni setelah peserta didik menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT). Setiap karya yang dihasilkan telah melalui tahap bimbingan intensif oleh guru pendamping serta uji kelayakan di hadapan tim penguji internal. Dari tahap seleksi tersebut, terpilih satu kelompok terbaik dari setiap kelas untuk mempresentasikan hasil risetnya dalam forum seminar ini, sebagai bentuk apresiasi atas kualitas dan kedalaman penelitian yang dilakukan.


Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto mengapresiasi kerja keras seluruh siswa dan guru pembimbing yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan penelitian ini dengan baik. Ia menegaskan bahwa program karya tulis ilmiah menjadi strategi utama madrasah dalam mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.


"Karya tulis ilmiah adalah sarana terbaik untuk melatih siswa berpikir sistematis, objektif, dan peka terhadap masalah di sekitarnya. Kami ingin lulusan MAN 3 Bantul pandai secara teori, serta mampu menganalisis, mencari solusi, dan menyumbangkan gagasan yang bermanfaat bagi lingkungan. Ini adalah wujud nyata dari konsep madrasah berbasis riset yang kami bangun, sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah," tegas Suyanto dalam sambutannya.


Lebih lanjut, ia berharap hasil-hasil penelitian yang dipresentasikan dapat menjadi referensi, bahkan diterapkan untuk kemajuan madrasah dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen madrasah untuk terus mendorong budaya literasi dan inovasi agar MAN 3 Bantul senantiasa menjadi pelopor pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

MAN 3 Bantul


Dalam kegiatan ini, dipresentasikan tujuh karya tulis unggulan yang mencakup beragam disiplin ilmu, mulai dari bahasa, pendidikan, sosial, budaya, hingga studi agama, yang mencerminkan kepekaan siswa terhadap fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar.  Hasil presentasi ditanggapi oleh narasumber yang turut dihadirkan dalam acara ini, Mar’attus Sholihah. Dosen Pendidikan Kimia UIN Walisongo Semarang memberikan apresiasi, motivasi serta tanggapan terhadap penelitian yang telah dilakukan murid MAN 3 Bantul.


“Luar biasa anak-anak MAN 3 Bantul telah membuat penelitian-penelitian yang sangat menarik. Proses ini menjadi latihan untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah. Semangat dalam berkarya karena karya yang dibuat akan abadi,” tandas Mar’attus.


Kegiatan seminar menjadi wujud nyata penerapan kurikulum yang berorientasi pada penguasaan kompetensi dan pengembangan karakter. Melalui kegiatan ini, murid dilatih untuk mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, serta menyajikan gagasan secara sistematis, objektif, dan ilmiah. Keberhasilan pelaksanaan program ini semakin memperkuat posisi MAN 3 Bantul sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam pengembangan budaya riset, literasi, dan inovasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sejalan dengan visi misi Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. (ris/sal)