KEPUTUSAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

NOMOR 121 TAHUN 2012

TENTANG

PROSEDUR PENDIRIAN DAN PEMBERIAN PIAGAM

SERTA STANDAR MINIMAL PENYELENGGARAAN DINIYAH TAKMILIYAH

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

 

KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

 

Menimbang         :  a. Bahwa dalam rangka penyelenggaraan pendidikan keagamaan sebagai wujud pelakasanaan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007, dipandang perlu menetapkan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ;

 

Mengingat      : 1. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sitem Pendidikan Nasional;

2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 39 Tahun 1992 Tentang Peran serta masyarakat dalam Pendidikan Nasional;

3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 73 Tahun 1991 Tentang Pendidikan Luar Sekolah;

4.Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan

5. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 3 Tahn 1983 Tentang Kurikulum Madrasah Diniyah;

6. Keputusan menteri  Agama Republik Indonesia No. 480 tahun 2003 Tentang perubahan atas keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 373 Tahun 2002 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kanwil Kementeria Agama Provinsi, Kabupaten, / Kota;

 

Memperhatikan:Hasil Rapat Koordinasi Kepala Bidang Pekapontren Kantor Wilayah Kementerian Agama dengan Kepala Seksi Pendidikan Keagamaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota dan Pengurus Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah ( KKDT ) Kabupaten / Kota se-Daerah Istimea Yogyakarta tanggal 24 Pebruari 2010 di Yogyakarta.

 

MEMUTUSKAN :

 

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TENTANG PROSEDUR PENDIRIAN DAN PEMBERIAN PIAGAM SERTA STANDAR MINIMAL PENYELENGGARAAN DINIYAH TAKMILIYAH

Pertama              : Prosedur Pendirian dan Pemberian Piagam

1. Kepala Diniyah Takmiliyah mendaftarkan diri ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota, ddengan di lampiri :

a.      Nama Diniyah Takmiliyah dan Alamat lengkap

b.      Nama / Profil Kepala Diniyah Takmiliyah

c.       Tingkat Diniyah Takmiliyah yang di selenggarakan

d.      Nama / Data Siswa minimal 10 orang

e.      Nama Guru mata Pelajaran, minimal 2 orang yang akan mengajar Al-Qur’an, Hadist, Aqiidah, Akhlak, Fiqih-Ibadah, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab.

f.        Nama Tenaga Administrasi, minimal 1 orang

g.      Sarana berupa ruangan untuk kegiatan belajar mengajar dan peralatan pembelajaran

                                       2.  Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota setempat melakukan verifikasi ke lokasi

3. Hasil Verifikasi bila memenuhi persyaratan,

a.      Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota setempat, mengeluarkan keputusan ( SK ) dan Piagam Penyelenggaraan beserta Nomor Statistiknya untuk Diniyah Takmiliyah Awaliyah dan Diniyah Takmiliyah Wustha

b.      Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota setempat, menyampaikan hasil Verifikasi dan permohonan penetapan / Surat Keputusan ( SK ), Piagam Penyelenggaraan dan Nomor Statistik kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi untuk Diniyah Takmiliyah Ulya

4. Penetapan tersebut ( 3.a ) dilaporkan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kedua                      : Menetapkan Standar Minimal Penyelenggaraan Diniyah Takmiliyah dilingkungan Kantor Kementerian Agama Propinsi Daerah Istimewa Yogyakart, sebagaimana terlampir

 

Ketiga              : Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan diatur lebih lanjut

 

Keempat                 : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.

 

 

 

 

                                                                                         Ditetapkan di Yogyakarta

                                                                        Pada Tanggal 02 Maret 2010

 

                                                                        Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama

 

 

 

 

                                                                                                AFANDI

 

 

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

 

NOMOR 121 TAHUN 2010

 

TENTANG

 

STANDARISASI MINIMAL PENYELENGGARAAN DINIYAH TAKMILIYAH

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

 

I.  Standart Kurikulum

    1. Kurikulum dan buku yang di pakai adalah kurikulum Kementerian Agama tahun 2007 untuk Awaliyah

    2. Jam pelajaran yang digunakan 30 menit/jam untuk tingkat awaliyah

    3. Mata pelajaran yang digunakan di Diniyah Takmiliyah disesuaikan dengan buku panduan dari  Kementerian Agama.

    4. Standarisasi penilaian menggunakan ketuntasan minimal, yaitu :

a.      Qur’an Hadist            :  60

b.      Aqidah Akhlak           :  70

c.       Ibadah Syariah          :  60

d.      Tarikh Islam              :  60

e.      Bahasa Arab              :  60

f.        Praktek Ibadah          :  70

 

II.  Standar Administrasi

     1. Administrasi Siswa

a.      Form Pendaftaran

b.      Buku Induk Siswa

c.       Buku Presentasi Siswa

d.      Buku Nilai

e.      Buku Raport

f.        Ijazah

 

     2. Administrasi Guru

a.      Buku Induk guru

b.      Buku Hadir Guru dan Jurnal Guru

 

    3. Administrasi Tata Usaha

a.      Buku Agenda

b.      Buku Ekspedisi

c.       Pembuatan SK

d.      Buku Kas

e.      Kartu Pembayaran

f.        Buku Tamu

g.      Kalender Pendidikan

h.      Papan Nama

 

 

 

III.  Standar Kelembagaan

       Standarisasi yang harus dimiliki Diniyah Takmiliyah

a.      Akte Notaris ( bagi lembaga / yayasan ) piagam pendidikan dari Kementerian Agama / nomor statistik / registrasi

b.      Susunan Personalia penyenggaraan Madrasah dan Guru

c.       Jumplah peserta didik

d.      Peta lokasi

e.      Daftar sarana pendidikan

 

IV.  Standar Ketenagaan

 1. Kepala

a.      Minimal berpendidikan SLTA, diutamakan sarjana

b.      Diangkat oleh penyelenggara Madrasah Diniyah di bukktikan dengan SK

     2. Guru

a.      Minimal terdapat 2 guru Mata Pelajaran

b.      Punya Kompentensi

c.       Diutamakan berpendidikan S1 atau SLTA

d.      Diangkat oleh penyelenggara Madrasah Diniyah dibuktikan dengan SK

     3. Tenaga Administrasi

a.      Tenaga administrasi berpendidikan SLTA

b.      Bisa dilakukan / dirangkap oleh guru Mata Ppelajaran

c.       Diangkat Penyelenggara Madrasah Diniyah dibuktikan dengan SK

 

V.  Standar Pembiayaan

1.      Mempunyai standar biaya rutin, diperoleh dari wali santri ( SPP ) donasi atau usaha produktif Madrasah Diniyah

2.       Sumber biaya lain yang tidak rutin ( Pemerintah, masyarakat, lembaga )

 

VI.  Standar Peserta Didik

      1. Diniyah Awaliyah

a.      Jenjeng Kelas I, II, III, IV

b.      Syarat Masuk Madrasah Takmiliyah

1.      Minimal Kelas III SD

2.      Untuk yang kelas belum kelas III SD ( Baru kelas II SD ) ada ketentuan :

a.      Sudah bisa membaca Al qur’an sekedar bisa

b.      Sudah bisa membaca dan menulis

c.       Test tertulis

 

      2. Diniyah Wustha

a.      Jenjang kelas : I dan II

b.      Syarat masuk Diniyah Takmiliyah Wustha :

a)      Tamat Diniyah Awaliyah Wustha

b)      Usia SMP

c)      Lulus Test ujian masuk

 

 

 

 

 

    3. Diniyah Ulya

a.      Jenjeng kelas : I dan II

b.      Syarat masuk Diniiyah Takmiliyah Ulya

a)      Tamat Diniyah Wustha

b)      Usia SLTA

c)      Lulus Test ujian masuk

 

VII. Standarisasi Sarana dan Prasarana dan Peran Serta Masyarakat

       1. Tempat Madrasah Diniyah Takmiliyah

           Punya gedung atau ruang sendiri ( ditempat ibadah, sewa rumah penduduk )

       2.  Peralatan Pelajaran

a.      Meja kursi

b.      Ruang KBM

c.       Papan tulis

d.      Almari

e.      Perpustakaan dengan buku-buku Mata Pelajaran atau Penunjang

f.        Ruang Praktek ibadah

g.      Kamar kecil, WC dan tempat wudhu

h.      Washtafel ( serbet, sabun )

i.        Papan nama ( ukuran, warna dasar, warna tulisan )

j.        Stempel Diniyah Takmiliyah ( bentuknya disesuaikan kondisi masing-masing )

       3. Setiap jenjang Diniyah Takmiliyah mempunyai atau membentuk komite Diniyah Takmiliyah   walaupun dengan kepengurusan yang sederhana. 

 

 

 

       Ditetapkan di Yogyakarta

       Pada tanggal 02 Maret 2010

 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama

       Daerah Istimewa Yogyakarta

 

 

 

 

                     AFANDI