Berita Kemenag Bantul

EVALUASI BOS 2014

EVALUASI BOS 2014

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa setiap...

PELANTIKAN KEPALA MADRASAH ALIYAH

PELANTIKAN KEPALA MADRASAH ALIYAH

Berlangsung di aula Kantor Kemenag Bantul, Selasa (2/12) Kepala Kantor Kemenag Bantul Drs. H....

KEMENAG BANTUL GELAR FESMA

KEMENAG BANTUL GELAR FESMA

Sejumlah 700 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (Madin) se-Kabupaten Bantul mengikuti Festifal...

2.169 SISWA MADRASAH SE-BANTULIKUTI AKSIOMA

2.169 SISWA MADRASAH SE-BANTULIKUTI AKSIOMA

  Sebanyak 2.169 siswa MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Bantul, Sabtu (18/10) mengikuti Ajang...

STQ TINGKAT KABUPATEN BANTUL

STQ TINGKAT KABUPATEN BANTUL

  Wakil Bupati Bantul memukul gong tanda dimulai Sebanyak 273 peserta dari 17 Kecamatan Se...

BENCHMARKING DIKLATPIM III DI KUA PIYUNGAN

BENCHMARKING DIKLATPIM III DI KUA PIYUNGAN

  Kapusdiklat Teknis Administrasi Drs. H. Saeroji, M.M. memimpin langsung...

  • EVALUASI BOS 2014

    EVALUASI BOS 2014

    Jumat, 12 Desember 2014 15:06
  • PELANTIKAN KEPALA MADRASAH ALIYAH

    PELANTIKAN KEPALA MADRASAH ALIYAH

    Jumat, 12 Desember 2014 14:23
  • KEMENAG BANTUL GELAR FESMA

    KEMENAG BANTUL GELAR FESMA

    Selasa, 09 Desember 2014 14:22
  • 2.169 SISWA MADRASAH SE-BANTULIKUTI AKSIOMA

    2.169 SISWA MADRASAH SE-BANTULIKUTI AKSIOMA

    Selasa, 09 Desember 2014 14:06
  • STQ TINGKAT KABUPATEN BANTUL

    STQ TINGKAT KABUPATEN BANTUL

    Selasa, 09 Desember 2014 13:45
  • BENCHMARKING DIKLATPIM III DI KUA PIYUNGAN

    BENCHMARKING DIKLATPIM III DI KUA PIYUNGAN

    Selasa, 09 Desember 2014 13:29
Kesalahan
  • JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 43

Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat)

Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) kini menjadi "jantung" bagi pelayanan jemaah haji, karena seluruh proses pengolahan data untuk kepentingan pembuatan paspor, penerbangan (pemberangkatan dan pemulangan), perbankan dan biodata calon jemaah haji mengacu pada sistem komputer terpadu tersebut.
    
Hingga kini sistem tersebut secara bertahap mengalami penyempurnaan dan dapat digunakan sebagai "cross check" data keuangan di bank penerima setoran (BPS) dan jumlah data calon haji yang akan diberangkatkan, kata Direktur Pelayanan Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Sri Ilham Lubis.
    
Di sela acara Rapat Teknis Pengembangan Siskohat dengan BPS di Manado, Kamis, ia menjelaskan, sudah 20 tahun Siskohat menjadi "jantung" bagi pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini disebabkan setiap aktivitasnya mengacu pada data base Siskohat.   
    
Terlebih lagi sudah "online" antara Kementerian Agama (Kemenag) di pusat dengan seluruh Kantor Kemenag di seluruh provinsi, termasuk pada tingkat Kabupaten dan Kotamadya.
    
"Sayangnya, meski sudah online tetapi belum bisa real time. Hal ini disebabkan infrastruktur dan kemampuan jaringan yang belum baik di seluruh Indonesia," katanya.
    
Meski demikian, proses pelaksanaan di lapangan tak terlalu menghadapi kendala. Sebanyak 12 embarkasi bagi pemberangkatan haji sudah memanfaatkan secara penuh Siskohat, termasuk pula dengan BPS di seluruh Indonesia.
    
Dengan memanfaatkan data Siskohat, seluruh dana yang disetorkan para calon jemaah haji dapat diketahui pihak Kemenag. Hal ini sangat dimungkinkan karena setiap seroran awal, yang ditetapkan sebesar Rp25 juta, ke BPS dapat langsung disetorkan ke rekening Menteri Agama.  
 
Setelah rekening tanda setoran awal diserahkan ke kantor Kemenag terdekat, sesuai dengan domisili calon haji, maka calon haji bersangkutan sudah mendapat nomor porsi haji.

Melalui cara demikian dapat dihindari perbedaan data antara dana setoran awal dengan jumlah calon haji pada tahun yang bersangkutan. Dulu, sebelum ada Siskohat, bisa jadi calon haji yang batal berangkat dapat diganti orang lain lantaran sistemnya masih manual. Foto bisa diganti dan data bisa diubah, sehingga calon haji lain bisa tersingkir, katanya.

"Sistem switching di Siskohat, data bisa diketahui secara real time. Kalau dahulu cuma gelondongan saja. Dan itu pun jika diminta BPS melaporkannya membutuhkan waktu lama," katanya.

Terkait dengan penyelenggaraan Rapat Teknis Pengembangan Siskohat, Sri Ilham menjelaskan bahwa sudah saatnya momen tersebut dijadikan perbaikan sistem pelayanan. Pelayanan kepada jemaah harus lebih efisien dan prosedur pendaftaran yang terlalu panjang perlu dipangkas dan menjamin akan kepastian pemberangkatan bagi para jemaah  dari tanah air ke tanah suci.

Nomor porsi yang sudah masuk ke Siskohat sebetulnya merupakan password atau kartu identitas bagi jemaah haji. Sebab, dengan mengetahui nomor porsi tersebut, seseorang dapat diketahui kapan harus berangkat dan kembali dari menunaikan ibadah haji. Persoalannya ke depan, bagaimana jika terjadi pengembalian dana yang harus diselesaikan secara cepat.
    
Menurut dia, ke depan dana pengembalian jemaah yang disebabkan berhalangan menunaikan ibadah haji harus diselesaikan secara cepat pula. Karena itu rapat teknis Siskohat ini menekankan pada penyempurnaan Siskohat sehingga data bisa dijadikan acuan untuk pengambil keputusan, peningkatan SDM, informasi teknologi dan prosedurnya.
    
Aplikasi peralatan IT harus dioptimalkan. Sistem online sudah harus real time dengan pemanfaatan "grand disain" yang sudah terbangun. "Tampilan Siskohat memang masih jadul (tua), tapi akurasinya harus tepat," kata Sri Ilham. (antara)

Share

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Powered by mod LCA
HUMAS
Kementerian Agama Bantul
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 16
Bantul – Yogyakarta – 55714
Tlp/Fax : +62274-367411 (hunting)

E-mail :

kabbantul@kemenag.go.id
Webmail Kemenag Pusat

Informasi Penting

Login dengan


Galery Foto

Pengunjung

0103834
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan ini
Bulan lemarin
Semua Hari
72
337
679
102264
1839
0
103834

Your IP: 54.87.89.176
Server Time: 2014-12-23 06:24:51

Member Online

Kami memiliki 7 tamu dan tidak ada anggota online

This site uses encryption for transmitting your passwords. ratmilwebsolutions.com